THE SUNAN HOTEL SOLO & INDONESIA MARKETING ASSOCIATION (IMA) SOLO GELAR TRADITIONAL CULINARY FESTIVAL 2016 August 30, 2016

EDIT

 

Menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI ke-71, The Sunan Hotel Solo bekerjasama dengan Indonesia Marketing Association ( IMA Chapter Solo ) menggelar acara Festival Makanan Tradisional . Acara Solo Traditional Culinary Festival ini dipadukan dengan Talkshow yang disiarkan secara live Senin, 15 Agustus 2016 bertempat di Lobby mulai pukul 14.00 – 19.00 wib. Pembukaan acara ditandai dengan dibunyikannya lonceng tradisional oleh beberapa toko masyarakat kota Solo.

 

Talkshow mengambil tema “ Saatnya Brand Lokal Berjaya “ dengan menghadirkan narasumber Anindyo Suhardono ( Direktur Utama PT Grahamulya Wirastama, owning Company The Sunan Hotel Solo ), M. Firman (General Manager Garuda Indonesia – Solo ), Irfan Sutikno ( Praktisi Periklanan ), Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D ( Akademisi – Universitas Sebelas Maret Solo ), Cecilia Maria Purnadi ( owner Roti Ganep’s ) dan Alif Arna Danan ( owner Ampyang Jowo ). Acara talkshow dipandu oleh GM The Sunan Hotel Solo sekaligus President IMA chapter Solo Retno Wulandari .

Acara yang bertujuan untuk mengangkat kepedulian terhadap kuliner lokal baik yang saat ini masih ataupun yang mulai langka ini menghadirkan ikon makanan tradisional legendaris kota Solo yaitu Roti Ganep dan Ampyang Jowo serta Jamu Akar Sari.

 

Tersedia juga ragam makanan tradisional khas Solo lainnya seperti Opak Angin & Gulali, Putu Bumbung, Gandos Rangin Brambang Asem & Rujak Uleg, Sate Kere, Jamu Gendong, Grontol, Sawut, Tiwul, Getuk, Cabuk Rambak & Pecel Ndeso, Kue Leker, Dawet Solo & Gempol Pleret, yang semua akan disajikan lengkap dengan penjual aslinya. Tidak ketinggalan juga Angkringan The Sunan Hotel Solo.

 

Meskipun acara diselenggarakan di hotel namun harga yang ditawarkan sama dengan harga aslinya dan terbuka untuk masyarakat umum. Dalam kesempatan ini, The Sunan juga menyampaikan tali asih untuk para pedagang.

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari menyampaikan kekayaan makanan tradisional khas Solo merupakan sebuah warisan sejarah yang perlu dilestarikan, dimana merupakan daya tarik tidak hanya bagi masyarakat Solo tapi juga wisatawan yang ingin melakukan kunjungan di kota budaya ini. Selain mengobati kerinduan para pecinta kuliner tradisional kota Solo acara ini juga bertujuan untuk membangun kecintaan terhadap kuliner khas Kota Solo dan memberi dukungan terhadap tumbuh dan berkembangnya merk lokal .


`