“SUNAN MEMBATIK” DI THE SUNAN HOTEL SOLO : PERAYAAN HARI BATIK NASIONAL DENGAN BATIK DAN BUDAYA

 

Solo, 3 Oktober 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, The Sunan Hotel Solo menggelar acara spesial bertajuk “Sunan Membatik” pada Kamis, 3 Oktober 2024, pukul 15.30 WIB di lobi hotel. Acara ini diikuti oleh karyawan hotel serta para tamu yang turut memeriahkan perayaan tersebut dengan dress code batik, memperlihatkan rasa bangga akan warisan budaya Indonesia.

 

 

Dalam acara ini, peserta diajak untuk belajar secara langsung membatik bersama pengrajin profesional dari Batik Danar Hadi, salah satu merek batik ternama di kota Solo. Para tamu mendapat kesempatan untuk merasakan sendiri proses pembuatan batik dan menciptakan motif-motif unik menggunakan teknik tradisional yang khas.

 

 

Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh pertunjukan tarian dari Kinarya Suryo Sumirat Puro Mangkunegaran yaitu tari Warsa Rinenggo yang menggambarkan tentang keindahan wanita yang sedang membatik. Suasana sore semakin hangat dengan iringan musik kecapi yang lembut, menciptakan suasana harmonis saat para tamu menikmati jamuan sore khas The Sunan Hotel Solo.

 

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari menyampaikan, “Kami sangat antusias dapat menyelenggarakan acara “Sunan Membatik” ini sebagai bentuk kontribusi kami dalam melestarikan dan memperkenalkan batik kepada para tamu. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat merasakan langsung keindahan proses batik dan turut merayakan Hari Batik Nasional dengan penuh makna.”

 

 

Acara Sunan Membatik merupakan bagian dari komitmen The Sunan Hotel Solo untuk terus mempromosikan dan melestarikan kebudayaan Indonesia, serta memberikan pengalaman berkesan bagi tamu dengan menggabungkan elemen seni, budaya, dan keramahtamahan yang khas Solo.

THE SUNAN HOTEL SOLO GELAR “SUNAN GOES TO SCHOOL“

 

Komitmen The Sunan Hotel Solo untuk lebih peduli pada dunia Pendidikan ditunjukkan dengan kembali digelarnya program Corporate Social Responsibility ( CSR ) “ Sunan Goes to School ” dengan mengadakan kegiatan Cooking Class yang digelar di SDN Mangkubumen Kidul 16 Jl Dr Moewardi 52 Laweyan Solo pada Jumat (13/9).

 

Kelas memasak yang yang bertema “ Tips & Kreasi Getuk Singkong “ ini dipandu oleh Chef Miya, Pastry Chef The Sunan Hotel Solo dimulai pada pukul 08.00 wib. Diikuti oleh anak kelas IV yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah total sekitar 80 anak dengan didampingi guru kelas masing – masing beserta perwakilan orang tua murid.

 

 

Kegiatan sosial kali ini bertujuan untuk memberikan pelatihan cara mengolah, mengkreasi dan membuat makanan tradisional Getuk Singkong. Program Cooking Class ini selain memperkenalkan makanan tradisional kepada anak juga mengajarkan anak untuk menjadi lebih kreatif. Belajar membuat dan membentuk gethuk dengan aneka kreasi, mulai dari yang berbentuk sate, bentuk gulung dan bentuk cetak berbagai karakter seperti hewan, bunga dan kartun.

 

 

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari menyampaikan dengan adanya kegiatan CSR ini diharapkan akan banyak hal positif yang dapat dirasakan oleh anak – anak karena tidak hanya menyenangkan, belajar memasak sejak usia dini juga dapat memberi banyak manfaat positif bagi tumbuh kembang anak. Seperti melatih konsentrasi, meningkatkan kreatifitas, melatih motorik anak sekaligus melatih kerjasama dengan teman sekelompok. Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini diakhiri dengan pemberian cinderamata dan foto bersama.

 

THE SUNAN HOTEL SOLO ADAKAN TRAINING PEMADAM KEBAKARAN

 

Sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan keamanan dan kenyamanan, The Sunan Hotel Solo mengadakan Training Pemadam Kebakaran bertema “ Tanggap Darurat & Pencegahan Kebakaran “ (6/9) di Ballroom & Halaman Parkir The Sunan Hotel Solo. Pelatihan diikuti oleh 70 karyawan dari berbagai departemen yang terkait dengan penanggulangan bencana.

 

Bertindak sebagai Narasumber dalam Training kali ini adalah Yuwono Supriyo, Chief Engineer The Sunan Hotel Solo dan Bp Guntur, Ahli K3 Pemadam Kebakaran. Bp Guntur menjelaskan tentang tanggap darurat kebakaran beserta cara pencegahannya. Penjelasan tentang serangkaian tindakan yang harus segera dilakukan saat terjadi kejadian darurat guna mengurangi sekaligus mencegah dampak buruk yang ditimbulkan.

 

 

Karyawan dilatih untuk menanggulangi kebakaran ringan menggunakan fire extinguisher atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan tanggap dalam menanggulangi kebakaran agar meminimalisasi kerusakan yang ditimbulkan. Dalam Training ini juga lebih ditekankan bagaimana karyawan mengerti tentang system proteksi kebakaran di gedung dan cara penanggulangannya secara baik & benar.

 

General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari menyampaikan bahwa kegiatan ini diberikan sebagai bekal karyawan untuk melindungi diri serta cepat tanggap dalam menanggulangi bencana kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi, dimana hal ini penting dilakukan karena merupakan suatu bentuk tanggung jawab bersama.